Makanan yang Dianjurkan untuk Penderita Parkinson

Tahukah jika pembatasan makanan bagi penderita parkinson kalangan lanjut usia sangat diperlukan? Bahkan, beberapa pilihan menu dalam bahasan ini sangat layak untuk dijadikan referensi sumber makanan yang tepat untuk penderita parkinson.

Pengertian Penyakit Parkinson Secara Medis

Kita mungkin sebagian besar masih terdengar asing, tentang jenis penyakit parkinson bukan? bukankah yang hanya kita tahu jenis penyakit pada kalangan manula itu stroke, jantung, diabetes saja. Ternyata tidak hanya itu saja, ada jenis penyakit langka yang bisa saja menjadi penyakit umum di negara ini salah satunya ialah penyakit parkinson.

Penyakit parkinson adalah gangguan neurodegeneratif yang mengakibatkan kerusakan progresif fungsi motorik karena hilangnya sel-sel otak yang memproduksi dopamin.

Penyebab penyakit parkinson belum banyak yang diketahui baik dari segi penelitian atau dari pengalaman sekali pun. Akan tetapi, para ahli meyakini jika diantara faktor yang dua ini yaitu genetika dan lingkungan bisa berakibat pada kasus penyakit langka tersebut.

Gejala yang termasuk ciri ciri primer penderita parkinson termasuk diantaranya :

  • Tremor (gemetaran jari tangan saat sedang istirahat tidak melakukan gerakan apa pun)
  • Kekakuan
  • Kelambatan
  • Gangguan keseimbangan
  • Gaya berjalan terseok-seok seolah olah mau jatuh.

Sementara gejala lain berupa gejala sekunder sering dialami oleh penderita parkinson antara lain berupa :

  • Munculnya kondisi cemas, depresi
  • Demensia (pikun)

Beberapa kalangan individu yang dengan penyakit parkinson didiagnosis saat mereka beranjak usia 60 tahun atau lebih. Tapi hal yang mengejutkan lagi, ternyata penyakit parkinson yang langka ini bisa menyerang kalangan usia dibawah 60 tahun.

Karena harapan hidup secara keseluruhan meningkat, jumlah individu dengan penyakit parkinson akan meningkat di masa depan. Penyakit parkinson untuk kalangan lanjut usia memang secara umum, namun penyakit parkinson di usia muda belia dan remaja bisa terjadi kapan saja.

Perubahan dari kondisi normal menjadi gejala penyakit parkinson

Gejala gangguan sistem pencernaan seperti konstipasi sering dialami oleh mereka yang tergolong parkinson. Peningkatan konsumsi cairan dan serat dapat membantu menjaga sistem pencernaan sehingga lancar.

Sangat dianjurkan untuk kalangan penderita parkinson untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Air hangat di pagi hari, sangat baik dalam merangsang pergerakan usus. Sumber makanan kaya serat yang baik melancarkan pembuangan sistem pencernaan terdiri dari buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, roti gandum dan sereal.

Sukar dalam menelan makanan bukan hanya dialami penderita parkinson saja, melainkan kalangan lanjut usia sekali pun sama. Namun, kondisi semacam ini, masalah dalam menelan makanan dengan gejala lain, seperti mudah tersedak makanan, makanan yang tersangkut di tenggorokan dialami banyak penderita parkinson.

Orang lanjut usia yang menderita parkinson akan sering mengalami kram otot yang cukup menyakitkan, terutama pada malam hari dan saat obat khusus parkinson itu habis.

Beberapa bahan bahan alami berikut yang bisa membantu mengobati rasa kram dan kaku otot yaitu sebagai berikut :

  • Rempah rempah kunyit
  • Air minum
  • Garam
  • Cuka dan mineral penting lainnya bisa membatasi kram otot.

Makanan yang membantu meringankan gejala penyakit parkinson

  • Makanan yang kaya akan antioksidan sangat dianjurkan bagi penderita parkinson

Antioksidan adalah salah satu diantara molekul yang membersihkan radikal bebas. Radikal bebas itu suatu zat beracun yang terbentuk dari tekanan seperti polusi udara, sinar matahari, asap rokok dan bahkan proses mengubah makanan menjadi energi.

Stres oksidatif merupakan kondisi biologis yang diakibatkan oleh terlalu banyak radikal bebas. Terkait dengan penuaan dan penyakit parkinson, sehingga diet tinggi antioksidan dapat mengimbangi stres oksidatif dan kerusakan sel.

Para peneliti untuk sekarang ini berfokus pada protein, flavonoid dan bakteri usus untuk memperbaiki gejala parkinson. Sedangkan makanan tinggi antioksidan, bisa mengurangi stres oksidatif yang memperburuk kondisi parkinson dan yang serupa dengan penyakit tersebut.

Unsur antioksidan yang diperlukan sudah hadir dalam berbagai macam bahan makanan alami seperti halnya :

  • Sayuran hijau yang biasa dibuat masakan khas daerahnya seperti bayam, paprika, kale, kentang, okra, artichoke, kubis dan semua berbahan dasar sayuran mengandung sejumlah manfaat antioksidan tinggi.
  • Buah buahan yang paling tinggi antioksidannya seperti blueberry, anggur, goji berry, cran berry, elderberry, tomat, cabai, terong dan sayuran bayam semacamnya.
  • Biji bijian antara lain seperti gandum, beras, jagung, ketan, biji rami, dan semua jenis termasuk biji cokelat hitam.
  • Kopi dan teh juga sangat sarat akan kandungan antioksidannya, tetapi perlu dibatasi karena mengandung kafein cukup tinggi.
  • Kacang-kacangan : walnut, hazelnut, kedelai, kacang tanah, kacang merah, lentil.
  • Keju tua, Cheddar tua atau Swiss, keju biru, camembert,
  • Makanan yang difermentasi seperti yoghurt, kecap, keju dan sebagainya.

Sumber makanan dengan sarat kandungan omega 3 tinggi bisa membantu proses pemulihan kondisi parkinson

Apabila anda merasa khawatir dengan kondisi sekunder seperti demensia, cemas, depresi, kebingungan, mulailah dengan mencukupi unsur omega 3 seperti ikan salmon, squalene, tiram, kedelai, kacang.

Menurut berbagai hasil uji coba secara klinis dan dalam tahap pengembangan menjelaskan bahwa kacang kedelai mengandung asam lemak omega 3 yang mampu meningkatkan fungsi kognitif seseorang.

Ada jenis pantangan tersendiri ketika sedang mengonsumsi obat khusus parkinson terutama levodopa

Levodopa adalah salah satu obat yang terdiri dari protein sehingga proses penyerapan di dalam tubuh akan saling berlomba dengan jenis protein lainnya. Maka sebab itu, mengkonsumsi makanan tinggi protein dapat menurunkan penyerapan obat levodopa, sehingga penderita parkinson perlu membatasi konsumsi daging, ikan dan keju kaya protein di malam hari.

Sementara penggantinya konsumsi banyak karbohidrat dan sayuran saat siang hari. Konsumsilah obat khususnya levodopa dari resep dokter ketika perut sedang kosong yaitu sekitar 30 menit sebelum makan atau bisa 60 menit setelah makan. Supaya obat akan lebih mudah terserap oleh tubuh.

Peringatan ! kendati pun obat harus diminum saat sebelumnya mengkonsumsi camilan seperti roti atau sarapan sedikit untuk menghindari gejala mual saat minum obat.

Tidak hanya makanan, jika mengkonsumsi levodopa maka perlu memperhatikan jenis suplemen apa saja yang biasa di konsumsi.

Beberapa jenis suplemen yang terkandung zat besi bisa saja menurunkan proses penyerapan levodopa di dalam tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.