Apakah Penyakit Parkinson Dapat Mengakibatkan Kematian ?

Apakah penyakit parkinson dapat mengakibatkan kematian ?

penyakit parkinson terjadi karena, ciri parkinson, penyebab penyakit parkinson, cara mengobati penyakit parkinson, gejala parkinson di usia muda, obat tradisional parkinson, terapi parkinson, penyakit alzheimer

Berdasarkan penyataan dari sejumlah narasumber spesialis neurologi dikatakan bahwa penyakit parkinson itu sendiri merupakan sejenis penyakit yang menyerang sistem saraf pusat di otak sehingga mengakibatkan aktivitas otak menjadi terganggu. Area yang mengalami gangguan pada sistem saraf pusat otak terletak pada area yang mengatur dan menyetel sistem pergerakan tubuh yang lazim sekali mengganggu dengan ditandai adanya tremor (gemetaran) halus di sekitar area jari tangan dan beberapa anggota gerak lainnya.

Beberapa gejala dari adanya penyakit parkinson pada kalangan lansia antara lain sebagai berikut :

■ Gemetaran halus di sekitar area jari tangan secara mendadak tanpa sebab (tremor).

■ Sistem gerak tubuh mulai menurun bahkan pergerakan semakin berlama-lama melambat.

■ Terjadi gangguan koordinasi gerak dan ketidakseimbangan tubuh sehingga mudah goyah dan tersungkur jatuh. Dalam hal ini perlu adanya alat untuk menopang atau menahan tubuh bila perlu menaiki kursi roda.

■ Menderita gangguan depresi dan gangguan mental lainnya seperti mudah cemas, panik, khawatir dan mudah tersinggung. Kerap kali jika kalangan manula yang mengalami parkinson sifatnya atau karakternya kembali ke asal seperti balita.

■ Demensia (gangguan seperti sering lupa, sering lama dalam berfikir).

■ Berhalusinasi dan mudah melamun.

■ Sangat sukar dalam menelan makanan.

■ Keluarnya air liur dan sering meludah secara terus menerus.

■ Tingkat buang air kecil secara terus menerus (beser) meningkat.

■ Selalu memiliki keluhan sakit kepala di area terdekat sistem saraf pusat diantaranya gejala migren dan vertigo).

■ Sering mengalami gejala insomnia atau susah tidur di malam hari.

Apakah penyakit parkinson dapat mengakibatkan kematian ? Dalam kaitan hal tersebut penyakit parkinson yang umum terjadi pada kalangan manula hingga saat ini belum di ketahui secara jelas tentang penyebab dan dampaknya secara pasti, apakah dapat mengakibatkan kematian atau tidak ? Justru adanya jawaban cukup akurat mengenai hal ini, karena penyakit parkinson merupakan jenis penyakit cukup mengganggu sistem pergerakan dan juga mengganggu kesehatan fungsional tubuh lainnya.

Apakah penyakit parkinson dapat mengakibatkan kematian? Sekali lagi, penyakit ini perlu adanya kajian secara real dan pasti agar mendapatkan hasil jawaban yang cukup memuaskan tentang adanya pertanyaan apakah penyakit parkinson dapat mengakibatkan kematian atau tidak. Penyakit tersebut bukanlah termasuk jenis penyakit yang mengakibatkan kematian paling utama, akan tetapi tidak berarti jenis penyakit ini tidak mampu untuk di cegah dan diminimalisir. Beberapa jenis obat-obatan medis dari resep dokter ini dapat membantu meningkatkan kadar jumlah dopamin untuk kebutuhan saraf pusat di otak.

Sekitar 35 persen masyarakat di Amerika Serikat menderita gangguan neurologis semacam ini. Sedangkan sebagian yang lainnya dari 75 persen orang di daerah yang sama mengalami hal kondisi kesehatan serupa. Jenis penyakit parkinson yang umum melanda kalangan lansia dengan usia rata-rata sekitar 60 tahun lebih. Tidak menutup kemungkinan bahwa orang yang usia di bawah 60 tahun pun dapat mengalami gangguan jenis penyakit tersebut.

Penyakit parkinson termasuk jenis penyakit yang mengakibatkan sietem pergerakan tubuh tidak terkendali bagi yang mengalaminya. Jenis penyakit ini ditandai dengan tremor atau gerak gemetar di sekitar area jari tangan dan beberapa anggota gerak lainnya tanpa melakukan aktivitas menjinjing, mengenggam, mengangkat apa pun sama sekali atau sedang istirahat. Penyakit parkinson adalah dengerasi yang berpusat di area saraf otak dengan kekurangan dopamin di dalam otak.

Dopamine merupakan jenis sel kimia di dalam otak dengan fungsi mengantarkan sinyal pesan baik dari dalam atau dari luar. Fungsi lainnya yaitu mengatur dalam hal gerak tubuh, sistem daya ingat, konsentrasi, fokus, tingkat emosional, mental, perasaan bahagia dan kognisi.

Jika kita pernah menyimak berita belum lama berselang dari siaran televisi dan media cetak lainnya, dikabarkan jenis penyakit parkinson pernah menyerang petinju legendaris dunia Muhammad Ali yang mana kala itu dirinya selama bertahun-tahun menderita penyakit parkinson hingga pada akhirnya beliau meninggal dunia. Namun, kita tidak perlu panik dan resah berdasarkan penyataan opini tersebut, karena jenis penyakit parkinson dapat di cegah sedini mungkin alias di kurangi dengan beberapa terapi dan pengobatan.

Seseorang yang mengalami penyakit parkinson sampai-sampai dirinya menghembuskan nafas terakhirnya bisa saja diakibatkan oleh adanya faktor-faktor lain diantaranya sebagai berikut :

■ Koordinasi gerak dan tidak seimbangnya tubuh mengharuskan dirinya tersungkur jatuh dan memicu benturan atau trauma cedera berkepanjangan di kepala.

■ Akibat tubuh tersungkur jatuh mengakibatkan otak tidak sadarkan diri sehingga merenggut nyawa seseorang.

Penyakit parkinson memicu kondisi disfagia atau susah menelan sehingga penderita penyakit parkinson tidak merasa mampu menelan makanan yang mengakibatkan makanan terselip di antara kerongkongan dan esofagus.

■ Pengidap penyakit parkinson pada kalangan manula akan sering mengalami berbagai gejala keluhan lainnya sehingga rentan terserang berbagai sarana komplikasi penyakit yang sangat kronis baik berasal dari infeksi virus atau pun infeksi bakteri.

■ Para pengidap penyakit parkinson sangat mudah mengalami tingkat gangguan mental yang mengakibatkan dirinya selalu cemas, mudah khawatir dan kalau merasa dirinya membebani keluarganya dengan pikiran ingin mengakhiri hidupnya secara tidak langsung.

Berkaitan dalam hal tersebut, maka jenis penyakit parkinson bukan menjadi salah satu penyebab terjadinya kematian. Namun perlu diketahui bahwa jenis penyakit parkinson banyak sekali diakibatkan oleh keluhan kesehatan yang lainnya dengan adanya komplikasi penyakit cukup serius.